Analis System …

Cara  User  dengan  Analis  Sistem  Berinteraksi… “

 

 

Analisis Sistem yaitu Suatu metode yang mencoba untuk melihat hubungan seluruh masalah untuk menyelidiki kesistematisan tujuan dari sistem yang tidak efektif dan evaluasi pilihan dalam bentuk ketidak efektifan dan biaya.

Tahap  Analisis  Sistem

*  Digunakan untuk mendefinisikan dan menggambarkan kebutuhan pemakai secara detil, waktu spesifik dan hambatan biaya.

*  Mengikuti perencanaan sistem dan dilanjutkan rancangan sistem general.

*  Tugas utama analis sistem mencakup :

–          Menetapkan ruang lingkup sistem.

–          Mengumpulkan fakta studi.

–          Menganalisis fakta studi.

–          Mengkomunikasikan penemuan melalui laporan.

*  Sistem analis yang sukses bergantung pada :

–          Fakta studi yang komprehensif.

–          Teknik untuk mengumpulkan fakta studi.

–          Keterlibatan penuh pemakai.

–          Perangkat pemodelan untuk menganalisis.

–          Iterasi.

*  Penggunaan metode kuno untuk mengembangkan sistem.

–          Penggunaan metodologi, perangkat pemodelan dan teknik yang kuno metodologi yg tidak jelas atau didefinisikan kurang baik, template diagram alur cara lama dan penggunaan banyak kertas.

–          Sistem yang dihasilkan akan :

a. Sulit untuk dipelihara.

b. Tidak dapat digunakan tanpa perbaikan besar.

c. Tidak dapat diandalkan.

d. Sulit untuk dikembangkan.

*  Penggunaan metode modern untuk mengurangi metode kuno : JAD, Teknologi CASE, Diagram Jackson, W / O, Tim SWAT ( Specialist With Advanced Tools ).

*  ( Alat & Teknik / metode setiap Tahap ).

Teknik utama yang digunakan :

1. Wawancara

–          Sebuah pertukaran informasi.

–          Direncanakan dan mempunyai kegunaan spesifik.

–          Sebuah mekanisme umpan bail dan jalan yang utama untuk mengumpulkan fakta studi saat digunakan dalam tahap analisis sistem.

Tipe pertanyaan :

–          Terbuka :

  • netral dan tidak membatasi.
  • arah dan perkembangan dari wawancara dapat dikontrol oleh jawaban orang yg diwawancarai.

–          Tertutup

  • Spesifik dan menyediakan pewawancara lebih banyak kontrol terhadap arah dan perkembangan dari wawancara.

Pertanyaan dapat terbagi atas :

–          Pertanyaan Primer

  • Spesifik, direncanakan, dan netral.

–          Pertanyaan Sekunder

  • Pertanyaan kelanjutan atau penelitian yg dirancang untuk mendapatkan lebih banyak informasi.
  • Tidak direncanakan, selalu dihubungkan dengan pertanyaan primer.

Format urutan Wawancara :

–          Funnel Format dimulai dengan pertanyaan terbuka, kemudian pertanyaan tertutup.

–          Inverted Funnel Format dimulai dengan pertanyaan tertutup diluaskan kepertanyaan terbuka.

Psikologi dari wawancara

Mengenai hubungan antara orang-orang. Wawancara adalah sebuah seni, yang tidak selalu berlangsung sesuai dengan yang direncanakan.

Membangun profile sebelum wawancara dari subyek wawancara Mencatat dan Mengevaluasi wawancara.

–          Mencatat

  • Respon dari pertanyaan tertutup.
  • Respon dari pertanyaan terbuka.

–          Mengevaluasi.

  • Untuk memastikan penyempurnaan.

2. Sampling

Adalah aplikasi dari prosedur tertentu untuk mengurangi 100% dari jenis dalam sebuah survei untuk mengevaluasi atau memperkirakan beberapa karakteristik dari populasi.

Berguna saat penentuan karakteristik atau nilai dari semua jenis memakan waktu yang lama.

3. Mengamati ( Observasi )

–          Mengamati orang-orang yg melakukan aspek yang bervariasi dalam pekerjaan mereka.

–          Sebelum melakukan pengamatan, analis sebaiknya :

  • Mengidentifikasi dan menentukan apa yg akan diamati.
  • Memperkirakan lama waktu pengamatan yg dibutuhkan.
  • Mendapat persetujuan manajemen.
  • Menjelaskan pada peserta apa yg akan dilakukan untuk diamati.

–          Melakukan pengamatan yang paling efektif.

–          Dokumentasi dan organisasi catatan pengamatan.

*   Menyimpulkan analisis sistem dan mengkomunikasikan penemuan.

*  Menyiapkan laporan Analisis Sistem.

–          Laporan analisis sistem yang dipersiapkan dengan baik mendefinisikan dan meringkas penemuan yang dihasilkan dari mengumpulkan dan menganalisis fakta studi.

–          Judul Utama dan isi laporan meliputi :

  1. Alasan dan ruang lingkup dari analisis sistem.
  2. Daftar masalah utama yang diidentifikasikan.
  3. Pernyataan lengkap & definisi dari kebutuhan pengguna.
  4. Daftar dari asumsi kritis.
  5. Rekomendasi.

*  Menyajikan penemuan dengan lisan

–          Walaupun telah didokumentasikan perlu adanya penyampaian secara langsung dari manajer proyek, analis sistem dan anggota tim lainnya.

–          Tiga metoda yang dapat digunakan :

  1. Pengingatan.
  2. Membaca.
  3. Tanpa persiapan.

–          Menggunakan perangkat audio dan visual dalam penyajian lisan

*  Empat kemungkinan hasil dari analisis sistem :

  1. Membatalkan proyek.
  2. Penundaan proyek.
  3. Merubah proyek.
  4. Melanjutkan proyek.

Pengembangan sistem (system development)

– Analisis sistem ( system analysis ).

Penelitian atas sistem yang telah ada dengan tujuan untuk merancang system yang baru atau diperbarui.

– Desain sistem secara umum ( general system design ).

Tujuan dari desain sistem secara umum adalah untuk memberikan gambaran secara umum kepada user tentang sistem yang baru.

– Penilaian sistem ( system evaluation ).

Hasil desain sistem secara umum tentunya harus menjadi pertimbangan pihak manajemen apakah melanjutkan pengembangan sistem yang baru berdasarkan gambaran desain sistem secara umum atau menolak rancangan baru tersebut.

– Desain sistem terinci ( detailed system design ).

Dengan memahami sistem yang ada dan persyaratan-persyaratan sistem baru, selanjutnya adalah penentuan proses dan data yang diperlukan oleh system baru. Jika sistem itu berbasis komputer, rancangan harus menyertakan spesifikasi jenis peralatan yang akan digunakan.

– Implementasi sistem ( system implementation ).

Merupakan kegiatan memperoleh dan mengintegrasikan sumber daya fisik dan konseptual yang menghasilkan suatu sistem yang bekerja.

Pendekatan Pengembangan Sistem

Terdapat beberapa pendekatan untuk mengembangkan sistem, yaitu sebagai berikut ini:

1. Pendekatan klasik lawan pendekatan terstruktur ( dipandang dari metodologi yang digunakan ).

2. Pendekatan sepotong lawan pendekatan sistem ( dipandang dari sasaran yang akan dicapai ).

3. Pendekatan bawah-naik lawan pendekatan atas – turun ( dipandang dari cara menentukan kebutuhan dari sistem ).

4. Pendekatan sistem-menyeluruh lawan pendekatan moduler ( dipandang dari cara mengembangkannya ).

5. Pendekatan lompatan-jauh lawan pendekatan berkembang ( dipandang dari teknologi yang akan digunakan ).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s